Berita
Pendampingan, Advokasi dan Sosialisasi Penguatan Transisi<br>PAUD SD pada Pemda untuk ldentifikasi Mitra

Pendampingan, Advokasi dan Sosialisasi Penguatan Transisi
PAUD SD pada Pemda untuk ldentifikasi Mitra

Advokasi dan sosialisasi yang turut di hadiri oleh Ketua Pokja PAUD Kab. Ciamis , Kepala bidang Paud ,Kepala Seksi PAUD , Kepala bidang SD , Kepala bidang GTK , Penilik PAUD , pengawas TK dan SD , KKKS , HIMPAUDI dan IGTKI

Saat ini miskonsepsi tentang baca, tulis, hitung (calistung) pada pendidikan anak usia dini dan pendidikan dasar kelas awal masih sangat kuat di masyarakat.

Miskonsepsi yang kerap terjadi diantaranya
1.Kemampuan yang dibangun pada anak di PAUD sangat berfokus pada calistung.
2.Kemampuan calistung dianggap sebagai satu-satunya bukti keberhasilan belajar dan dibangun secara instan.
3.Tes calistung masih diterapkan sebagai syarat masuk SD/ MI.

Kepala dinas pendidikan menuturkan “Kita perlu mengakhiri miskonsepsi tentang pembelajaran mulai dari sekarang yaitu transisi PAUD ke Pendidikan dasar perlu berjalan dengan mulus. Proses belajar -mengajar di PAUD dan pendidikan
dasar kelas awal harus selaras dan
berkesinambungan” tuturnya.

“Fondasi dibangun secara holistik Setiap anak memiliki hak untuk dibina agar mendapatkan kemampuan fondasi yang holistik, bukan hanya kognitif melainkan juga kematangan emosi,
kemandirian, kemampuan berinteraksi, dan lainnya” imbuhnya


“Kemampuan literasi dan numerasi dibangun bertahap,Kemampuan dasar literasi dan numerasi dibangun mulai dari PAUD, namun secara bertahap dan dengan cara yang menyenangkan” tambah nya
“Siap sekolah adalah proses bukan hasil, “Siap sekolah” bukanlah upaya pelabelan antara anak yang “sudah siap” atau “belum siap”, melainkan sebuah proses yang perlu dihargai oleh satuan pendidikan dan orang tua yang bijak”pungkas nya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *