
Lokakarya Orientasi Calon Guru Penggerak Angkatan 11: Membangun Semangat Guru Penggerak
Pada hari Sabtu, 22 Juni 2024, telah berlangsung Lokakarya Orientasi Calon Guru Penggerak Angkatan 11 yang diadakan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis. Acara ini disambut dengan antusias oleh para peserta yang terdiri dari 150 Calon Guru Penggerak (CGP), 117 Kepala Sekolah (KS), dan 25 Pengajar Praktik (PP). Kegiatan ini merupakan bagian dari program Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jawa Barat dan dibuka secara resmi oleh Bapak Uned Setiawan, S.Pd., M.Si., Sekretaris Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan pesan yang penuh semangat dan harapan.
Dalam sambutannya, Bapak Uned Setiawan menekankan pentingnya peran para peserta dalam mengembangkan pendidikan di wilayahnya. “Para pengajar praktik mungkin merasa gugup karena biasanya mereka mengajar murid, namun sekarang harus mengajar CGP yang usianya lebih tua dari mereka. Inilah tantangan yang harus dihadapi dengan keberanian dan komitmen tinggi,” ujarnya.
Ia juga mendorong para peserta untuk tidak ragu bertanya selama lokakarya berlangsung. “Jangan ragu untuk bertanya kepada pengajar praktik. Mereka ada di sini untuk membantu Anda semua mencapai kesuksesan sebagai guru penggerak,” tegasnya.
Acara ini juga dihadiri oleh perwakilan dari BBGP Jawa Barat yang mewakili Kepala BBGP yang tidak dapat hadir pada kesempatan acara tersebut. Dalam sambutannya, perwakilan BBGP Jawa Barat menyampaikan apresiasi terhadap semangat dan dedikasi para peserta. “Kami sangat mengapresiasi kehadiran dan antusiasme para peserta dalam mengikuti program ini. Kami percaya bahwa dengan semangat dan komitmen yang tinggi, para Calon Guru Penggerak ini dapat membawa perubahan positif dalam dunia pendidikan di Jawa Barat,” katanya.
Dalam kesempatan tersebut, Bapak Uned Setiawan juga mengingatkan keberhasilan empat angkatan sebelumnya, yakni Angkatan 4, 7, 8, dan 9, yang telah membuktikan dampak positif program ini. Banyak dari mereka yang memperoleh sertifikat pendidik, menjadi kepala sekolah, dan pengawas sekolah. “Keberhasilan ini berdasar dari pengajaran yang baik dan benar. Maka dari itu, PP harus betul-betul menjalankan tugasnya dengan maksimal,” tambahnya.
Beliau berharap keberadaan para peserta dapat menjadi inspirasi bagi guru-guru lain yang belum mengikuti program CGP. “Keberadaan bapak dan ibu peserta di sini dapat menjadi inspirasi bagi guru lain untuk ikut serta dalam program ini di masa mendatang,” harapnya.
Untuk memotivasi peserta, sebuah pantun penuh makna disampaikan:
Pohon mangga tumbuh berjajar
Buahnya sangatlah rindang
Janganlah bosan untuk belajar
Raihlah masa depan yang gemilang
Pantun ini mengingatkan bahwa proses belajar adalah perjalanan yang tiada henti dan sangat penting untuk meraih masa depan yang gemilang.
Lokakarya ini bukan hanya bertujuan meningkatkan kompetensi, tetapi juga membangun semangat dan komitmen para peserta untuk terus berinovasi dan menjadi teladan di lingkungan sekolah masing-masing. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, diharapkan para Calon Guru Penggerak Angkatan 11 ini dapat membawa perubahan positif dalam dunia pendidikan di Kabupaten Ciamis dan Indonesia secara umum.
Sebagai penutup, acara ini menegaskan kembali pentingnya peran guru dalam menciptakan masa depan yang lebih baik bagi generasi muda. Dengan mengikuti program ini, para calon guru penggerak diharapkan mampu memberikan kontribusi yang signifikan dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Indonesia. Mari kita terus dukung dan apresiasi semangat mereka dalam mengabdi dan berinovasi demi kemajuan pendidikan bangsa.







