
MATERI WORKSHOP HARI KEDUA FOKUS PADA MASALAH PENINGKATAN KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH
DISDIK CIAMIS – Hari kedua Workshop Kepala Sekolah dilaksanakan di Aula Disdik Kabupaten Ciamis dengan dua nara sumber dari Universitas Pendidikan Indonesia.

Sesi pertama memaparkan Kompetensi Entrepreneur Kepala Sekolah dalam Meningkatkan Kualitas Layanan Akademik dengan nara sumber Prof. Dr. Hj. Aan Komariah, M.Pd. dipandu moderator Hj. Rita Apolonia, S.Pd., M.Pd.
Dalam pemaparannya Prof. Aan mengungkapkan bahwa kompetensi kewirausahaan (entrepreneur) merupakan salah satu diantara lima kompetensi yang harus dimiliki oleh kepala sekolah. Kepala sekolah dituntut untuk mampu mengembangkan inovasi dan kreativitas dalam upaya meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah yang dipimpinnya.
Kepala sekolah sebagai wirausahawan (entrepreneur) maka kepala sekolah seharusnya adalah orang yang berjiwa berani mengambil resiko untuk membuka usaha dalam berbagai kesempatan. Kewirausahaan diartikan sebagai kemampuan Kepala Sekolah dalam menciptakan sesuatu yang baru dan berbeda.
Merujuk pada Permendiknas Nomor 13 tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah, bahwa ada lima indikator Kompetensi Kewirausahaan yaitu:
- Inovatif;
- Pekerja Keras;
- Memiliki Motivasi;
- Pantang Menyerah; dan
- Insting Wirausaha.
Muara dari kompetensi kewirausahaan kepala sekolah adalah layanan akademik yang bermutu.

Sesi kedua memaparkan Pengelolaan Sekolah Melalui Kompetensi Manajerial Kepala Sekolah dengan nara sumber Dr. Dedy Achmad Kurniady, M.Pd. dipandu moderator Munajat, S.Pd., M.Pd.
Mengawali pemaparan Dr. Dedy menyampaikan beberapa poin penting sebagai pengantar, diantaranya:
- Prestasi Akademik Merupakan hasil perubahan perilaku siswa yang meliputi ranah kognitif, Afektif, dan Psikomotor (Bloom);
- Layanan Pendidikan sebagai usaha melakukan pelayanan pendidikan seoptimal, seefektif dan sebaik mungkin kepada pihak internal dan ekternal lembaga pendidikan untuk mencapai tujuan pendidikan;
- Kepala Sekolah adalah guru yang diberi tugas untuk memimpin dan mengelola satuan pendidikan yang meliputi Taman Kanak-Kanak (TK), Taman Kanak-Kanak Luar Biasa (TKLB), Sekolah Dasar (SD), Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB), Sekolah Menengah Pertama (SMP), Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB), Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB), atau Sekolah Indonesia di Luar Negeri (SILN) dalam Permendikbud No. 6 Tahun 2018;
- Istilah manajerial merupakan kata sifat yang berhubungan dengan kepemimpinan dan pengelolaan.
Selanjutnya Dr. Dedy menyampaikan tentang Kecerdasan yang harus dimiliki kepala sekolah, diantaranya:
Kecerdasan Profesional: penguasaan terhadap berbagai pengetahuan dalam bidang tugasnya, yakni pendidikan. Seorang kepala sekolah harus menguasai teknik penyusunan kurikulum, perencanaan pembelajaran, strategi pembelajaran, evaluasi, pengelolaan kelas, dan berbagai pengetahuan tentang pendidikan dan pembelajaran;
Kecerdasan Personal: bisa menerima orang lain, menghargai orang lain, dan selalu respek kepada seluruh gurunya, seluruh orang tua siswa dan bahkan dengan tokoh-tokoh pendidikan di sekitar sekolahnya. Demikian pula, kepala sekolah harus respek pada para siswanya;
Kecerdasan Manajerial: memiliki ide-ide besar untuk kemajuan sekolahnya, mampu mengorganisir seluruh stafnya untuk melaksanakan program yang sudah ditetapkan sebagai rencana kerja tahunan, mampu memberi motivasi kepada seluruh staf akademik dan staf non akademik, dan selalu menghargai seluruh stafnya (Dede Rosyada: 2013).
Dengan berakhirnya pemaparan dan tanya jawab yang disampaikan Dr. Dedy, maka rangkaian kegiatan Workshop Kepala Sekolah telah selesai. Kegiatan ditutup secara resmi oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis Dr. Asep Saeful Rahmat, S.IP., M.Si.
Dalam sambutan penutupannya Dr. Asep berharap kepada seluruh kepala sekolah bahwa dengan rangkaian kegiatan ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan di Kabupaten Ciamis.
Materi Workshop selengkapnya dapat diunduh pada tautan berikut:





